Home    |    FAQ   |    Contact Us    |    Sitemap   
 
 

Penyerapan Tenaga Kerja dan Penciptaan Lapangan Kerja Baru

 

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar optimis dapat melakukan penyerapan tenaga kerja dan penciptaan lapangan kerja baru sebanyak 10,7 juta hingga tahun 2014.

Hal ini dapat tercapai dengan adanya pertumbuhan ekonomi serta pelaksanaan
program-program di bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian dalam upaya mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Indonesia.

Menakertrans mengatakan salah satu sumber penyerapan tenaga kerja
dan penciptaan lapangan kerja adalah pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi ini akan mampu menghasilkan produksi industri dan jasa yang tentunya secara langsung akan menyerap tenaga kerja.

“Insya ALLAH dalam setiap 1% pertumbuhan ekonomi akan bisa menyerap 400 ribu dan 500 ribu orang tenaga kerja. Sehingga dengan pertumbuhan ekonomi 6%, kita harapkan bisa menyerap hingga 2.400.000 tenaga kerja setiap tahun, “kata Menakertrans seusai Upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke-65 di Kantor Kemenakertrans, Selasa (17/8)

Selain pertumbuhan ekonomi, tambah Menakertrans, penyerapan tenaga kerja dilakukan dengan pelaksanaan berbagai program kerja Kemenakertrans. Diantaranya Program kerja yang sifatnya padat karya maupun yang sifatnya subsidi-subsidi program.

“Kita pun memanfaatkan balai-balai latihan kerja(BLK) yang akan memberikan kemampuan dan fasilitas-fasilitas kompetensi untuk penyerapan tenaga kerja. Insya Allah dengan model penyerapan pertumbuhan ekonomi dengan balai latihan kerja dan seluruh program-program akan terserap 10,7 Juta sampai tahun 2014, “kata Menakertrans.

Di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi salah satu upaya mengurangi pengangguran dan kemiskinan dilakukan dengan Program Aksi GPP (Gerakan Penanggulangan Pengangguran). Program kerja ini merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk menciptakan kesempatan kerja dalam rangka menanggulangi pengangguran dan kemiskinan.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka program aksi GPP, antara lain :

  1. Pelatihan dan peningkatan produktivitas tenaga kerja dengan kegiatan kegiatan antara lain :
    • Padat karya infrastruktur
    • Padat karya produktif
    • Pelatihan kerja keliling
    • Pelatihan kerja berbasis kompetensi
    • Subsidi program pelatihan kewirausahaan
    • Pengembangan desa produktif
    • Pemagangan dalam dan luar negeri

     
  2. Pengembangan perluasan kesempatan kerja dengan kegiatan, antara lain :
    • Penempatan Tenaga kerja di dalam dan luar negeri
    • Tenaga kerja mandiri dan usaha mandiri
    • Gremeen Bank
    • Terapan teknologi tepat guna
    • Pendayagunaan tenaga kerja sukarela
    • Informasi pasar kerja, bursa kerja (Job Fair), Kios 3 In 1
    • Pelayanan antar kerja lokal Pelayanan antar kerja daerah

     
  3. Pembinaan hubungan industrial dengan kegiatan antara lain :
    • Penyerahan bantuan uang muka bagi rumah pekerja (P5KP)
    • Penyerahan beasiswa kepada anak pekerja
    • Penyerahan kartu peserta Jamsostek

     
  4. Pembinaan pengawasan tenaga kerja
    • Bimtek K3
    • Pengurangan angka kecelakaan kerja
    • Pembinaan Manajemen K3
    • Sosialisasi penanggulangan HIV di tempat kerja
    • Sosialisasi anti narkoba di tempat kerja, dll

     
  5. Di bidang Ketransmigrasian
    • Penyerapan tenaga kerja melalui pembangunan 44 (KTM) Kota Terpadu Mandiri
    • Memberdayakan masyarakat transmigrasi dan masyarakat lokal di kawasan transmigrasi dan KTM
    • Pelatihan wirausaha untuk peciptaan lapangan kerja khusus transmigran



Pusat Humas Kemenakertrans